Senin, 04 Desember 2017

Strategi Ampuh Jual Rumah Melalui Agen Atau Broker



Menjual rumah tidak bisa disamakan dengan menjual barang pada umumnya. Bila barang akan selalu ada saja yang membeli setiap hari. Rumah, meskipun diiklankan selama satu tahun, munkin saja tidak ada yang menawarnya. Ketika memiliki niat untuk jual rumah di Bali, ada dua pilihan yang biasa diampib penjual dengan menggunakan jasa agen atau menjualnya sendiri. Masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Yang paling jelas, memanfaatkan jasa broker atau agen properti untuk menjual rumah sering dilakukan oleh mereka yang memiliki kondisi BU atau Butuh Uang cepat.

Menggunakan jasa broker akan lebih mudah karena mereka yang paling paham dengan dunia properti, selain itu agen atau broker memiliki koneksi atau jaringan yang lebh luas untuk memasarkan rumh yang kamu jual. Namun apakah benar menggnakan jasa broker akan membuat rumah cepat laku ? belum tentu. Bisa saja bila kita menjual sendiri malah lebih cepat laku. Tapi memang pada faktanya agen properti atau broker cenderung lebih cepat untuk mendapatkan respon dari calon pembeli yang tertarik. Bila kamu berminat untuk mencoba jual rumah dengan menggunakan jasa broker, simak beberapa hal berikut ini agar jasa yang kamu bayar bisa maksimal.

Pilih Perusahaan Broker
Bedakan antara broker yang bekerja untuk perusahaan properti dan broker partikelir atau independen. Broker yang memiliki ikatan perjanjian dengan sebuah perusahaan properti tentu lebih bisa dipastikan dan dinilai kualitasnya. Keamanan transaksi jual beli rumah yang dijalankan pun terjaga. Karena mereka membawa nama perusahaan, mereka tidak mungki mengorbankan nama baik perusahaan bukan. Bila menggunakan jasa broker yang bertindak individu, resikonya ialah kurang professional, dan bisa saja mereka memiliki niat lain di belakang kita.

Cermati Perusahaan
Setelah mendapatkan nama – nama perusahaan atau broker, cermati rekan jejaknya. Baiknya pilih perusahaan properti atau broker yang sudah lama terjun di dunia properti. Sebagian besar dari mereka sudah memiliki pengalaman dan tips atau cara – cara tertentu untuk memasarkan produknya dengan baik. Meski begitu tidak ada yang menjamin bahwa perusahaan baru tidak baik atau bagus. Yang harus kamu pastikan ialah izin usaha dan alamat jelas yang dimiliki mereka. Jangan lupa juga untuk memeriksa dan meneliti testimoni yang diberikan para pelanggannya untuk mengetahui kinerj mereka.

Broker Pengalaman
Pastikan broker yang kamu pilih sudah memiliki pengalaman untuk menjual banyak properti. Karena ini artinya sudah banyak mengalami pasang surut di dunia properti. Ia pasti akan memiliki kiat – kita dan siasat khusus dalam memasarkan produknya. Selain itu jangan lupa untuk memeriksa bahwa ia mudah dihubungi baik melalui pesan singkat atau sms, email, telepon, atau bahkan aplikasi smartphone. Kamu bisa mendapatkan informasi ini melalui media online dengan bertanya di forum – forum atau langsung cek di website brker yang kamu pilih

Buat Perjanjian
Ketika berdiskusi denga broker, tentukan perjanjian bilateral antar kita dengan broker. Salah satu isinya harus memuat perjanjian bahwa ia tidak boleh memasarkan rumah kita ke broker yang lain. Karena bila ada broker lain yang campur tangan, transaksi jual rumah di Bali akan lebih rumah, khususnya masalah biaya jasa atau fee. Selain itu cantumkan target waktu berapa lama rumah bisa laku, agar broker bekerja dengan semangat. Hindari untuk langsung mentandatangani perjanjian yang diberikan oleh broker. Meskipun ia menjelaskan atau membacakannya untukmu. Sebaiknya baca ulang sendiri sebelum membubuhkan tanda – tangan. Agar kamu bisa menjami bahwa perjanjian tidak akan merugikan salah satu pihak khususnya kamu selaku pemakai jasa.

Iklankan Sendiri
Broker yang akankita gunakan jasanya baiknya ialah broker yang sudah professional. Dengan begitu ia akan bekerja setelah diberikan data – data lengkan rumah, seperti surat, denah, hingga foto. Setelah mendapatkan semua bahan – bahan tersebut, pastikan agar ia beriklan sendiri, dengan biaya yang ia keluarkan. Bukan meminta kembali kepada kita. Bila ia ternyata minta biaya kembali bearti ia tidak atau kurang professional.

Kapan dan berapa lama rumah akan laku dijual oleh broker atau agen jual rumah di Bali? Tidak ada yang bisa memprediksikan. Namun setidaknya ia akan menjual rumah lebih cept dibandingkan dengan saat kita menjualnya sendiri. Bila hendak menjual rumah dengan broker, kamu bisa menerapkan dan mengikuti langkah serta tips – tips diatas. Perlu kamu ingat bila kit masih bisa memasarkan rumah sendiri meskipun sudah menggunakan jasa broker. Namun masalah ini harus dibicarkan terlebih dahulu dengan broker. Bila akan dua tenaga yang bergerak untuk memasarkan rumah. Kamu bisa memasarkan rumah melalui media sosial, website portal properti atau jual beli properti online, iklan online atau memasarkan langsung ke teman, kerabat, sahabat dan keluarga. Namun bila kamu sudah yakin akan skill yang dimiliki broker, tidak usah repot – repot untuk pasang iklan sendiri, biarkan mereke bekerja dan kita tunggu hasil serta kabar baiknya.

0 komentar:

Posting Komentar