Minggu, 16 Juli 2017

Begini Alasan Mengapa Rumah Dijual Sulit Laku Dan Trik Untuk Mengatasinya !!





Kamu mungkin pernah melihat sebuah rumah dijual di Jakarta yang membutuhkan waktu bertahun – tahun untuk laku dijual. Atau mungkin kamu sendiri sedang atau pernah mengalami menjual rumah dan sulit untuk mendapatkan calon pembeli.

Menjual rumah bukan hal yang mudah untuk dilakukan. rumah dijual membutuhkan trik dan strategi yang mantap dengan pemasaran yang terpat sasaran agar menarik minat calon pembeli. Karena keputusan membeli dan memilih rumah bukan sesuatu yang bisa diputuskan dengan mudah dalam waktu cepat. Ada banyak pertimbangan yang harus diperhatikan dan dipikirkan dengan baik sebelum membeli rumah

Rumah  dijual di Jakarta dan di kota – kota besar lainnya akan dengan mudah kita temukan. Meskipun para pencari rumah semakin banyak, tidak lantas mengurangi para penjual rumah yang menawarkan rumahnya. Kemajuan teknologi kin ibis amemungkinkan penjual rumah untuk memasakan dan menawarkan rumahnya di situs jual beli online atau bahkan di media sosial pribadi meeka. Namun tidak semua rumah yang dijual akan langsung laku begitu ditawarkan pertama kali. Apa sebenarnya yang menjadikan rumah tersebut sulit laku dan menarik minat pembeli ? berikut ulasannya

Nilai Jual Terlalu Tinggi
Kita akui memang saat ini nilai jual rumah terbilang cukup tinggi baik itu rumah bekas ataupun ruman baru, terlebih lagi bila terletak di kawasan yang sangat strategis. Tetapi ada beberapa penjual yang menetapkan harga jual yang terlampau tinggi dari harga pasaran yang seharusnya. Mereka mengharapkan keuntungan yang lebih dan pembeli tidak memberikan penawaran harga yang terlelu rendah.

Sayangnya cara seperti ini tidak tepat untuk diterapkan saat menjual rumah. Harga yang terlalu mahal justru akan membuat calon pembeli mundur sebelum melakukan penawaran, apalagi bila mempertimbangkan lokasi yang tidak strategis dan pertimbangan lainnya yang tidak pas dengan harga yang kamu tetapkan.

Agar pembeli tidak mundur, pasang tetapkan nilai jual yang wajar. Banyak ahli properti menyarankan agar penjual menentukan nilai jual rumah dengan harga maksimal 3% dari nilai jual pasaran.

Kondisi Rumah Tampak Tak Terawat
Penampilan merupakan poin penting yang harus kamu perbaiki dan tonjolkan. Bila rumah yang ditawarkan kepada pembeli masih dalam kondisi suram, kotor, tentunya ini menjadi nilai minus untuk pembeli. Mereka cenderung akan menurunkan harga jual serendah mungkin, bahkan pergi tanpa melakukan penawaran terlebih dahulu. Biasanya pembeli akan lebih tertarik dengan rumah yang bersih, rapi dan tampak dalam kondisi yang sangat prima.

Buatlah rumah menjadi lebih menarik agar tampak maksimal saat calon pembeli datang. setidaknya bersihkan rumah dengan rutin, agar terbebas dari debu dan kotoran. Bila kamu memiliki budget, akanlebih baik bila kerusakan atau cacat yang ada di rumah untuk diperbaiki seperti cat dinding yang sudah mulai kusam dan mengelupas, gandle pintu yang rusak. Kamu juga bisa memperbaiki penampilan halaman rumah agar tampak lebih asri dan hidup dengan menanam beberapa tanaman yang cantik atau hanya sekedar merapikan rump[ut – rumput liar yang tumbuh.

Penjual Tidak Kooperatif Dengan Pembeli
Bila ingin rumah dijual di Jakarta yang kamu tawarkan laku terjual, sebaiknya bersikaplh lebih kooperatif terhadap pembeli. Misalnya bila calon pembeli ingin melihat kelengkapan dokumen, segera tanggapi keinginannya. Pembeli tentu akan memilih rumah yang legal dan dipastikan kepemilikannya. Bila penjual terkesan menunda dan mengulur waktu. Pembeli akan merasa tidak dianggap dan curiga sehingga enggan untuk melanjutkan proses jual beli rumah.
Selain itu hal yang kamu perlu perhatikan lainnya ialah berikan infromasi mendetail terkait rumah yang kamu tawarkan secara jujur pastikan agar pembeli mengetahui kondisi  dan kualitas rumah dalam kondisi yang sebenarnya.

Promosi Terbatas
Promosi atau sistem pemasaran merupakan hal yang cukup penting kamu lakukan agar menerima banyak calon pembeli denganpenawaran menarik. Kamu bisa melakukan promosi on the spot dengan memasang papan “rumah dijual”, mempromosikan kepada keraban, teman dankeluarga, memasarkan melalui Koran, majalah, iklan online, situs jual beli online hingga media sosial. Seindah dan seelok apapun rumahmu bila kamu tidak melakukan promosi tentu akan sulit untuk menerima penawaran dari calon pemblei karena hanya sedikit orang yang mengetahuinya.

Bila perlu gunakan jasa agen properti untuk membantumu. Selain dapat membantu kamu untuk lebih cepat mendapatkan calon pembeli. Agen properti juga akan membantu kamu selama menjalankan proses jual beli rumah. Seperti jadwal pertemuan dengan calon pembeli. Membantu proses tawar menawar, bahkan hingga memberikan strategi pemasaran yang perlu kamu lakukan saat menjual rumah.

Itulah penjelasan dan tips seputar rumah dijual di Jakarta yang sulit mendapatkan calon pembeli. Semoga penjelasan dan uraian materi diatas bisa membantu untuk lebih efektif lagi dalam memasarkan rumah, sehingga rumah yang kamu jual cepat mendapatkan pemilik baru. Jangan lupa untu tetap menjalankan proses jual beli dengan jujur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

0 komentar:

Posting Komentar